Perkembangan Musik Daerah di Indonesia

Indonesia yang memiliki daerah sangat luas dengan jumlah penduduk sekitar 200 juta lebih, dan terdiri dari 358 suku bangsa lebih dengan 200 sub sukunya, juga memiliki berbagai ragam musik yang tumbuh dan berkembang dengan subur, yaitu dari mulai musik yang sederhana hingga yang sangat rumit, dan dari yang tradisional hingga yang tergolong musik modern. Keberagaman musik yang ada di negeri tercinta ini, tidak saja menjadi asset kekayaan budaya bangsa, tetapi juga menjadi salah satu ciri dan jati diri bangsa ini.

Perkembangan Musik Daerah di Indonesia
Perkembangan Musik Daerah di Indonesia
Musik yang telah lama hidup dan berkembang di negara Indonesia tercinta ini, diciptakan oleh nenek moyang bangsa Indonesia dan memiliki sifat turun-temurun secara tradisional dari generasi yang satu ke generasi berikutnya. Dari proses pewarisan yang turun – temurun inilah musik – musik jenis ini hidup dan berkembang hingga saat ini.

Musik-musik jenis ini biasa disebut dengan istilah musik tradisional yang tersebar di seluruh daerah Indonesia. Karena musik tradisional yang ada di Indonesia merupakan hasil karya cipta setiap suku bangsa (Batak, Dayak, Mentawai, Papua, Riau, Sunda, Jawa, Bali, dan sebagainya) yang hidup di bumi ini, maka banyaknya jenis musik yang ada ditentukan oleh jumlah suku bangsa Indonesia yang cukup banyak. Selain itu, setiap suku bangsa yang hidup di Indonesia memiliki jenis musik yang berbeda dengan musik yang berkembang pada suku-suku bangsa lainnya di negeri ini.Musik Bali berbeda dengan musik Mentawai, musik Jawa berbeda dengan musik Dayak, Mentawai, Sunda, Bali, dan sebagainya. Apabila kalian mendengar Talempong, kalian pasti tidak akan mengatakan bahwa itu musik Jawa, Bali, atau daerah lainnya, karena musik itu adalah musik dari daerah Minangkabau. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa musik tradisional adalah merupakan kekayaan dan cirri khas dari masyarakat suku dan daerah pemiliknya.

Berdasarkan kepada jenisnya musik-musik yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat Indonesia, dapat dibedakan dari instrumen musik yang digunakan di dalam karya yang disajikannya. Dalam hal ini ada musik yang hanya menggunakan instrumen vokal saja, instrumen musik non vokal saja, dan adapula yang menggunakan penggabungan kduanya (vokal dan instrumen).

Perkembangan Musik Daerah di Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Reka Andika

0 komentar:

Dapatkan Materi Pembelajaran Terbaru Melalui Email Anda, Silahkan Masukan Email Anda Dibawah Ini:

Dikirim oleh biasamembaca.blogspot.com